Ahli Kpu Paparkan Salah Entri Situng Di Gorontalo: 02 Nambah Lebih Banyak
Juni 20, 2019
Tambah Komentar
Sidang sengketa Pilpres 2019 di MK (dok Antara Foto)Jakarta -Ahli yang dihadirkan KPU, Marsudi Wahyu Kisworo, memaparkan salah satu pola kesalahan entri data di Situng KPU. Menurut Marsudi, kesalahan entri data itu dapat terjadi di mana saja dan sifatnya acak.
"Kesalahan entri dapat terjadi, jadi tadi saya sudah tampilkan bahwa kesalahan entri itu ada dan itu tidak hanya terjadi di satu tempat dan tidak hanya terjadi jadi pada satu pasangan, dua-duanya dan tersebar secara acak, dapat alasannya yaitu kesalahan entri," kata Marsudi dalam sidang sengketa Pilpres di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).
"Saya di sini bila boleh beropini, saya itu tidak menyebut kecurangan, tapi kesalahan human error saja," ujar dia.
Setelah itu, salah seorang kuasa aturan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bertanya mengenai pola kesalahan entri di situng. Marsudi lalu mencontohkan kesalahan entri data di Gorontalo.
"Ini contohnya, contohnya diambil di Gorontalo. Itu di situng ditulis 4.451, tapi sehabis dilakukan cek fisik C1 ternyata bunyi 01, 3.811, sehingga ada penambahan bunyi 640 di 01. Di tempat yang sama, di 02 berdasarkan sItung 4.784, tetapi dicek hanya 4.043 penambahan bunyi 741," ujar dia.
Menurut Marsudi, pasangan 02 memperoleh pemanis bunyi lebih banyak alasannya yaitu kesalahan entri data itu. Kondisi berbeda, sambung Marsudi, ditemukan di kawasan lain.
"Jadi artinya pasangan 02 nambahnya lebih banyak dari 02, tapi di tempat lain 01 lebih banyak dari 02, di tempat lain lagi, bunyi mereka dikurangi, itu yang terjadi menyerupai itu," ujarnya.
Arsitek IT di KPU Buka-bukaan soal Situng:
Sumber detik.com
Belum ada Komentar untuk "Ahli Kpu Paparkan Salah Entri Situng Di Gorontalo: 02 Nambah Lebih Banyak"
Posting Komentar